Agustinus Susanto, S.Pd

TUGAS PENELITIAN SEDERHANA PASAR

Posted by agus in December 1, 2013

BAB I

PENDAHULUAN

I.I      Latar Belakang Masalah

Salah satu di antara tujuan nasional sebagaimana tercantum di dalam pembukaan undang-undang Dasar 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum. Dalam mewujudkan tujuan nasional tersebut bangsa Indonesia melakukan serangkaian program pembangunan yang menyeluruh, terarah dan terpadu, yang berlangsung secara terus menerus dan diwujudkan dalam dalam bentuk pola umum pembangunan nasional jangka panjang, dengan menitik beratkan kepada pembangunan dibidang ekonomi, yang pelaksanaannya telah dimulai sejak tahun 1969 melalui tahapan PELITA.

Pembangunan nampaknya telah menjadi jargon yang tidak asing kita dengar. Ia anggap oleh para politisi, teknokrat, dan penguasa di banyak Negara sebagai sesuatu yang tidak dapat dielakkan. Suatu keniscayaan. Ini sering terungkap dari ungkapan-ungkapan retoris semacam ini: “Apa pun yang terjadi kita harus tetap melanjutkan komitmen pembangunan”. Atau: “Seburuk-buruknya pembangunan masih jauh lebih baik daripada tidak melaksanakannya sama sekali.

Maka dari itu, pembangunan di bidang ekonomi, contoh yang sudah tidak asing lagi adalah pembangunan pasar-pasar modern sangat jelas terlihat di sana sini. Di kota-kota besar di Indonesia sudah menjamur dengan apa yang dinamakan Mall, contohnya saja di Ibukota Jakarta. Tetapi pembangunan belum begitu merata, karena di kota-kota atau kabupaten kecil yang berada di Indonesia masih ada yang belum tersentuh pembangunan Mall. Mungkin bukan karena terisolasi, dan tidak diperhatikan, tetapi lebih cocok dibangun pasar-pasar tradisional, untuk mewadahi industri-industri kecil dan menengah, dan juga para petani.

Kita sudah tahu mengenai pasar tradisional, karena kita sudah sering menjumpai di desa. Tetapi kita belum sepenuhnya tahu mengenai pasar modern, bagaimana pasar modern itu sendiri, peluang apa saja yang ada didalamnya, bagaimana pasar modern dikelola, siapa saja yang terlibat di dalamnya, dan perbedaan pasar modern dengan pasar tradisional.

Atas dasar itu, dan melalui tugas survei pasar Mata Kuliah Kewirausahaan, kami sepakat untuk memilih Pasar Modern Cilandak Mall di Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan sebagai objek survei kami.

I.2     Rumusan Masalah

  1. Bagaimana sejarah berdiri Pasar Modern Cilandak Mall?
  2. Bagaimana pengelolaan Pasar Modern Cilandak Mall?
  3. Bagaimana perkembangan Pasar Modern Cilandak Mall?
  4. Siapa saja yang terlibat di Pasar Modern Cilandak Mall?
  5. Apa saja produk yang ada diperjualbelikan di Pasar Modern Cilandak Mall?
  6. Apa saja peluang usaha yang mungkin dikembangkan di Pasar Modern Cilandak Mall?
  7. Bagaimana Analisis SWOT Pasar Modern Cilandak Mall?

I.3     Tujuan

  1. Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Kewirausahaan di Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta
  2. Untuk mengetahui sejarah berdirinya Pasar Modern Cilandak Mall
  3. Untuk mengetahui pengelolaan Pasar Modern Cilandak Mall
  4. Untuk mengetahui siapa saja yang terlibat di Pasar Modern Cilandak Mall
  5. Untuk mengetahui produk apa saja yang ditawarkan di Pasar Modern Cilandak Mall
  6. Untuk mengetahui peluang usaha yang ada di Pasar Modern Cilandak Mall
  7. Mengetahui Analisis SWOT dari Pasar Modern Cilandak Mall

 

 

 

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.I     Pengertian Pasar Modern

Pasar modern tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga. Barang-barang yang dijual, selain bahan makanan makanan seperti; buah, sayuran, daging; sebagian besar barang lainnya yang dijual adalah barang yang dapat bertahan lama. Contoh dari pasar modern adalah hypermarket, pasar swalayan (supermarket), mall, dan minimarket.

Pasar dapat dikategorikan dalam beberapa hal. Yaitu menurut jenisnya, jenis barang yang dijual, lokasi pasar, hari, luas jangkauan dan wujud.

2.2     Pengertian Mall

Mall merupakan sebuah plaza umum, jalan-jalan umum, atau sekumpulan sistem dengan belokan-belokan dan dirancang khusus untuk pejalan kaki. Mall dapat disebut sebagai jalan pada area pusat usaha yang terpisah dari lalulintas umum, tetapi memiliki akses mudah terhadapnya, sebagai tempat berjalan, duduk, bersantai, dan dilengkapi unsur dekoratif untuk melengkapi kenyamanan dalam menikmati suasana.

Menurut Rubinstein (1978), mall merupakan penggambaran dari kota yang terbentuk oleh elemen-elemen:

  1. Anchor (magnet)
  2. Merupakan transformasi dari nodes dapat pula berfungsi sebagai landmark.
  3. Secondary Anchor (magnet sekunder)
  4. Merupakan transformasi dari district, perwujudannya berupa retail store, supermarket, superstore, dan bioskop.
  5. Street Mall
  6. Merupakan transformasi paths, perwujudannya berupa pedestrian yang menghubungkan magnet-magnet.
  7. Landscaping (pertamanan)
  8. Merupakan transformasi dari edges, sebagai pembatas pusat pertokoan di tempat-tempat luar.

Pengertian Shopping Mall menurut beberapa ahli:

  1. Shopping mall diartikan sebagai suatu area pergerakan (linier) pada suatu area pusatbisnis kota yang lebih diorientasikan bagi pejalan kaki; berbentuk pedestrian dengankombinasi plaza dan ruang-ruang interaksional (Rubinstein, 1978).
  2. Shopping mall adalah pusat perbelanjaan yang berintikan satu atau beberapa departemenstore besar sebagai daya tarik dari retail-retail kecil dan rumah makan dengan tipologibangunan seperti toko yang menghadap ke koridor utama mall atau pedestrian yangmerupakan unsur utama dari sebuah shopping mall, dengan fungsi sebagai sirkulasi dansebagai ruang komunal bagi terselenggaranya interaksi antarpengunjung dan pedagang (Maitland, 1987).
  3. Shopping mall sebagai kelompok kesatuan komersial yang dibangun pada sebuah lokasiyang direncanakan, dikembangkan, dimulai dan diatur menjadi sebuah unit operasi,berhubungan dengan lokasi, ukuran, tipe toko, dan area perbelanjaan dari unit tersebut.Unit ini juga menyediakan parkir yang dibuat berhubungan dengan tipe dan ukuran totaltoko-toko (Urban Land Institute, 1997).

Mall mempunyai kecenderungan berkonfigurasi secara horizontal. Unsur yang menunjang keberhasilan suatu mall adalah:

1.      Bentuk mall

Menurut Maithland (1987) terdapat 3 bentuk umum mall, yaitu:

Open mall (mall terbuka) adalah mall tanpa pelingkup. Keuntungannya adalah perencanaan teknis yang mudah sehingga biaya lebih murah. Kerugiannyaberupa kendala climatic control yang berpengaruh terhadap kenyamanan dankurangnya kesan pewadahan.

Enclosed mall (mall tertutup) adalah mall dengan pelingkup. Keuntungannya berupa kenyamanan climatic control. Kerugiannya biaya mahal dan kesan kurang luas.

Integrated mall (mall terpadu) adalah penggabungan mall terbuka dan tertutup. Biasanya berupa mall tertutup dengan akhiran mall terbuka. Munculnya bentuk ini merupakan antisipasi terhadap keborosan energi untuk climatic control serta mahalnya pembuatan dan perawatan mall tertutup. Mall ini juga bertujuanmengonsentrasikan daya tarik pengunjung pada mall tertutup.

2.      Pola Mall

Pada dasarnya pola mall berprinsip linier. Tatanan mall yang banyak dijumpai adalah mall berkoridor tunggal dengan lebar koridor standar antara 8-16m. Pintu masuk sebaiknya dapat dicapai dari segala arah. Mall juga mempunyai magnet pada tiap akhir mall. Jarak antarmagnet antara 100 sampai 200m, atau sepanjang kenyamanan pejalan kaki. Mall berfungsi menghubungkan magnet yang terletak pada ujung-ujungnya denganmenekankan hubungan horizontal. Parkir kendaraan umumnya terletak di sekelilingbangunan dengan akses mudah ke mall. Pola mall yang memberikan kemudahan adalah bentuk I, T, dan L.

3.      Dimensi Mall

Tidak ada ketentuan khusus mengenai panjang maksimal mall, tetapi berdasarkan survei di Amerika, panjang minimalnya adalah 180m dan panjang maksimalnya 240m. Mall juga tidak boleh terlalu panjang karena dapat melelahkan pengunjung. Panjang mall dapat dipecahkan dengan square, courts, atau ruang terbuka lainnya. Ruang ini berfungsimenampung fasilitas tempat duduk, tanaman, dan elemen lain. Total area mall minimal10% dari total luas lantai shopping mall. Agar terbentuk mall yang nyaman, pengaturanpanjang, lebar dan tinggi koridor harus sangat diperhatikan.

4.      Penataan letak retail di sepanjang mall.

Sirkulasi mall dengan satu koridor lebih efektif dilewati pengunjung dan semua retailakan mempunyai nilai komersial sama. Penataan retail tenant dan anchor tenant yangbaik akan saling mendukung terjadinya aliran pengunjung yang merata di sepanjang mall. Komposisi yang paling baik adalah 50% retail tenant dan 50% anchor tenant.

5.      Pencahayaan

Untuk menunjang konsep ruang yang menerus pada mall, bagian atap mall biasanya diselesaikan dengan skylight yang berfungsi memasukkan cahaya matahari ke dalam bangunan mall pada siang hari. Cahaya ini berfungsi sebagai pengarah, memfokuskan pengunjung dalam bangunan, meningkatkan efisiensi operasional, khususnya terhadap penggunaan listrik, dan menambah keindahan bangunan.

6.      Elemen arsitektural pada Mall

Elemen arsitektural yang dapat ditempatkan di sepanjang mall adalah bangku, arenabermain, kios, kotak telepon, tempat sampah, penunjuk arah, jam, dll. Adapun fungsi elemen tersebut adalah:

Ø  Area duduk merupakan sarana penting supaya terjadi interaksi sosial antar pengunjung.

Ø  Area bermain berfungsi sebagai tempat bermain anak-anak ketika orang tuanya berbelanja.

Ø  Kios-kios pada jalur mall berfungsi sebagai faktor penarik pengunjung dan memberivariasi suasana pada mall.

Jadi, mall pada shopping mall berperan sebagai penghubung, pengontrol, pengorganisir unitretail serta pengidentifikasi area (memberi kejelasan orientasi). Adapun unit retail berfungsi sebagai wadah kegiatan belanja, pengendali arus pengunjung, dan unit sewa. Peran tersebutmenunjukkan bahwa mall dan unit retail masing-masing merupakan elemen beridentitas danberhubungan yang membentuk sistem pemusatan wadah perbelanjaan.

Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan pada pola hubungan mall dan unit retail, yaitu:

1.      Design Control Zone Control zone bertujuan mencapai kontinuitas arus pengunjung sehingga semua ruangbernilai sama dan efektivitas komersial dapat tercapai. Control zone dapat dicapaimelalui pola mall, magnet/ anchor , pembatasan panjang, lebar, dan tinggi bangunan.

2.      Tenant MixTenant mix adalah strategi pencampuran penyewa ruang dari berbagai jenis dagangan.Strategi ini sesuai dengan tuntutan kemudahan konsumen dalam bentuk one stopshopping, yaitu kemudahan mendapatkan semua jenis kebutuhan dalam satu tempat.Magnet dan unit retail pada shopping mall perlu dikelompokkan berdasarkan materidagangan sehingga tidak menimbulkan persaingan yang mematikan.

3.      Design Criteria Perancangan masing-masing unit sewa harus menunjukkan kesatuan. Berdasarkan prinsip perancangan dan karakter dasarnya, strategi perancangan shopping mall adalah sistem pusat belanja dengan elemen utama mall berupa koridor tunggal bagi pejalan kakiyang menghubungkan atau mengorganisasikan unit sewa pada tiap sisi dan karaktertertentu. Potensi sirkulasi pejalan kaki dimanfaatkan secara maksimal untuk mencapaiefektivitas dengan menciptakan nilai atraktif dan kenyamanan pada mall.

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.I     Tempat dan Waktu Penelitian

Survei ini dilaksanakan di Pasar Modern Cilandak Mall  Jl. Raya Cilandak KKO, Kel. Cilandak Timur, Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang di lakukan pada hari Jum’at, 30 Maret 2012.

3.2     Metode Penelitian

Metode penelitian yang kami gunakan adalah penelitian survei di lapangan. Langkah-langkah penelitian dapat diuraikan sebagai berikut:

1.    Menyiapkan daftar pertanyaan yang akan digunakan dalam wawancara

2.    Datang ke lokasi survei yaitu Pasar Modern Cilandak Mall

3.    Melakukan pengamatan dan dokumentasi

4.    Melakukan wawancara kepada Building Manajer Pasar Modern Cilandak Mall

5.    Melakukan wawancara kepada para penjual di Pasar Modern Cilandak Mall

3.3     Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini, instrumen sebagai alat pengumpul data yang digunakan adalah teknik wawancara.

BAB IV

HASIL SURVEI

4.I     Sejarah Pasar Modern Cilandak Mall

Kawasan Cilandak merupakan kawasan yang terkenal dengan kawasan markas marinir. Hal itu dikarenakan  sepanjang jalan di Cilandak merupakan kawasan KKO Angkatan Laut atau Korps Komando Angkatan Laut, alias Marinir. Dulu orang enggan untuk melewati jalan Cilandak KKO,  selain karena segan untuk melewati kompleks tentara, di kawasan ini juga pernah terjadi ledakan gudang senjata. Padahal jika dicermati, kawasan Cilandak merupakan daerah strategis di kawasan Jakarta Selatan yang berpeluang untuk menjadi salah satu pusat perekonomian dan pembangunan di wilayah Jakarta selatan.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan di daerah Cilandak mulai terasa, jalan protokol seperti jalan raya Cilandak mulai ramai dengan masyarakat yang menggunakan jalan tersebut. Merasakan adanya perubahan yang terjadi di kawasan Cilandak maka PT. Karyatumbuh Bersama, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang property, mempunyai ide brilian untuk membangun sebuah arena perbelanjaan yang akan menjadi pusat perekonomian modern masyarakat Cilandak dan sekitarnya. Hal ini dirasa dapat menjadi sebuah peluang untuk memajukan perekonomian di daerah Cilandak karena belum ada pasar modern seperti Mall yang didirikan di kawasan Cilandak.

Akhirnya pada Desember tahun 2001, tepatnya satu minggu sebelum lebaran, PT. Karyatumbuh Bersama Indonesia mendirikan sebuah Mall tepat di jalan Raya Cilandak KKO yang diberi nama Cilandak Mall. Cilandak Mall berada di kawasan strategis Cilandak yang berdekatan dengan markas marinir, kompleks marinir  dan rumah sakit marinir. Terlebih lagi karena jalan ini pun sudah jadi jalan pintas menuju kawasan pinggiran Jakarta semacam Depok dan Sawangan.

Cilandak Mall dibangun di atas tanah yang masih menjadi milik  marinir Angkatan Laut. Namun dengan adanya BOT atau Build, Operate and Transfer, maka tanah seluas 10.000 m2 yang kini menjadi lahan dari Cilandak Mall dialihkan kepada pengelola PT. Karyatumbuh Bersama Indonesia. System BOT ini merupakan salah satu cara dari pihak pengembang untuk memiliki tanah pada lokasi strategis namun dana yang tersedia terbatas. Jangka waktu perjanjian kerja sama BOT ialah selama 29 tahun. Setelah batas waktu itu habis maka pengelolaan akan dikembalikan kepada pihak marinir.

4.2     Pengelolaan Pasar Modern Cilandak Mall

Cilandak mall sendiri dikelola oleh PT. Karyatumbuh Bersama sejak pertama kali mall ini didirikan. Pengelolaan mall ini berada di lantai satu bangunan Cilandak Mall. Jumlah staff yang bekerja dalam Cilandak Mall berjumlah 10 orang yang dipimpin oleh seorang Building Manager. Tak hanya itu, mall ini memiliki 32 orang satpam demi terjaganya keamanan dan kenyamanan pengunjung dan pemilik toko. Beberapa pegawai di Cilandak Mall juga masih ada yang termasuk karyawan outsourcing.

Cilandak Mall sendiri merupakan salah satu mall tertua di Jakarta. Mall ini sempat menjalani renovasi pada akhir 2008. Beberapa kali Cilandak Mall mengalami pergantian menejemen, sehingga Cilandak Mall terus mengalami perkembangan kearah yang lebih baik. Dengan adanya perombakan menejemen, Cilandak mall sempat memperoleh sertifikat APPBI Award tahun 2008 dan 2009 dengan memperoleh juara satu antar mall setingkatnya.

Pengelola Cilandak Mall memposisikan mall ini sebagai mall keluarga dimana seluruh anggota keluarga dapat menikmati berbagai macam aktivitas berbelanja dan bermain di mall ini. Pangsa pasar untuk mall ini lebih diutamakan bagi masyarakat menengah ke bawah. Cilandak Mall sendiri merupakan mall sekelas Cinere Mall yang menjangkau kalangan menengah. Dari segi keuntungan, pengelola mengaku Cilandak mall cukup berkembang hasil penjualannya tetapi untuk mencapai BEP diperlukan waktu sepuluh tahun.

Sistem pengelolaan usaha di Cilandak Mall sendiri menerapkan sistem sewa bagi tenant-tenant yang ingin membuka usaha di Cilandak Mall. Sistem sewa yang diberlakukan pengelola kepada sebuah usaha ialah minimal 2-5 tahun. Besarnya harga sewa tergantung dari lokasi tempat usaha dibuka serta luas kiosnya. Tidak ada syarat khusus untuk membuka kios di Cilandak Mall tetapi harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang diajukan oleh pengelola Cilandak Mall.

4.3     Perkembangan Pasar Modern Cilandak Mall

Cilandak Mall memiliki luas lahan 10.000 m2 dan luas bangunan 17.000 m2. Beroperasi pada pukul 09.00 sampai 21.00 WIB. Pada awalnya, mall ini hanya diisi oleh tujuh toko diantaranya Mc Donald, omah matahari (yang sekarang sudah keluar) dan pojok Busana. Pada tahun 2004 setelah toko buku Karisma masuk, pengunjung yang datang semakin bertambah banyak, sehingga para pebisnis pun mulai membuka toko-toko mereka di Cilandak Mall karena melihat peluang yang ada. Sejak saat itu telah ada hampir 50 toko yang menempati seluruh bagian di mall ini.

Seiring dengan berkembangnya jaman, Cilandak Mall mengikuti kebutuhan pasar untuk memberikan suatu tempat bagi seluruh kalangan masyarakat untuk berbelanja, makan, bahkan berekreasi. Fasilitas yang ditawarkan di Cilandak Mall juga termasuk lengkap, dengan 4 lantai, mushola, toilet di setiap lantainya , escalator serta tempat parkir yang cukup luas.

Karena berlokasi di pinggir jalan raya Cilandak KKO, maka dengan mudah masyarakat dapat menuju mall ini dengan berbagai alat transportasi contohnya angkot yang setiap harinya berlalu lalang di depan mall ini.  Pada saat weekend dan khususnya tanggal muda dominansi pengunjung sangat terasa. Hal ini dikarenakan pada waktu-waktu tersebut merupakan tanggal muda dimana para pengunjung berbelanja ataupun hanya sekedar berekreasi keluarga.

Cilandak Mall juga sering mengadakan event-event seperti Jakarta Great Sale, pameran furniture, acara-acara musik bahkan lomba menggambar dan mewarnai yang dilaksanakan sebulan sekali. Berbagai toko dibuka di mall ini, tak hanya makanan dan fashion tetapi juga berbagai kebutuhan lainnya seperti swalayan, toko buku, salon, tempat service handphone dan computer, game fun, dan lain-lain.

4.4     Pihak-Pihak yang Terlibat

Di Cilandak mall sendiri, pihak-pihak yang terlibat dalam proses perkembangan mall terbagi menjadi dua, yaitu pihak intern dan pihak ekstern.

Pihak intern antara lain :

·         Pihak pengelola

·           Manajer, staffs, satpam dan karyawan lain

·           Penjual/penyewa kios

Pihak ekstern antara lain :

·           Pesaing

·           Masyarakat/ konsumen

·           Pemerintah

4.5         Produk yang Ditawarkan

Cilandak Mall sendiri terbagi menjadi 4 lantai yang tiap lantainya memiliki pengelompokkan tersendiri. Lantai dasar di khususkan untuk supermarket, lantai 1 untuk makanan, lantai 2 untuk pakaian dan aksesoris, serta lantai atas untuk permainan. Kini di Cilandak Mall telah ada berbagai fast food seperti KFC, Mc Donald, Es Teler 77, Bakso Lapangan Tembak Senyan, Hoka-Hoka Bento, Rice Bowl, Dunkin Donuts dan lain-lain. Sedangkan untuk makanan tradisional terdapat di food court hanya tersedia masakan padang dan soto, itupun dalam bentuk siap saji. Selain itu terdapat pula berbagai toko aksesoris wanita, sentra handphone dan computer.

Untuk produk hasil Industri Kecil Menengah sendiri contohnya adalah makanan ringan seperti macaroni, kerupuk pedas, manisan, kacang telor, dll. yang omsetnya cukup banyak. Hal ini dikarenakan hanya ada satu kios yang menjual produk ini di Cilandak mall. Makanan ringan tersebut merupakan produk yang dikirim langsung dari daerah seperti Majalengka, Bandung dan daerah sekitar Jakarta. Saat pengunjung mall kurang ramai omset penjualan berkisar hingga satu juta. Sedangkan jika pengunjung sedang ramai, omset yang diperoleh dapat mencapai 3x lipat. Untuk hasil industri kecil menengah selain makanan dirasakan kurang memeberikan kontribusi di Cilandak Mall.

4.6         Peluang Usaha yang Mungkin Dikembangkan (dikaitkan dengan IKM)

·      Kuliner

Berbagai produk olahan khas daerah bisa dijadikan salah satu produk yang memiliki keunikan tersendiri. Hal ini dirasakan menjadi suatu peluang usaha karena jarang ada makanan khas daerah yang masuk di sebuah perbelanjaan modern. Dengan masuknya makanan khas atau jajanan daerah ke mall bisa mengangkat budaya daerah dan menambah nilai jual serta menaikkan kelas dari makanan khas atau jajanan yang selama ini dianggap sebelah mata.

Contoh makanan daerah atau jajanan daerah yang bisa dikembangkan di Cilandak mall :

-       Kue Bangket khas Bangka

-       Galendo khas Ciamis

-       Tahu Tuna khas Pacitan

-       Carica khas Banjarnegara

-       Kue Ganjel Rel khas Semarang

·      Kerajinan di bidang fashion (batik)

Indonesia memiliki beragam budaya disetiap wilayahnya. Batik sebagai budaya asli Indonesia juga tak terhitung banyaknya. Hal itu dapat dijadikan sebagai peluang usaha karena di kota besar seperti Jakarta ini cukup sulit bagi masayarakat yang asal daerah maupun masyarakat Jakarta mendapatkan batik dari berbagai daerah. Batik- batik yang mungkin di jual di Jakarta khususnya di Cilandak mall antara lain :

-       Batik Cual

-       Batik Ciamisan

-       Batik Motif Pace

-       Batik Gumelem

-       Batik Semarangan

4.7         Analisis SWOT Pasar Modern Cilandak Mall

Strength

a.    Letakanya strategis dekat dengan komplek Marinir.

b.    Mall keluarga, bisa merangkul seluruh kalangan.

c.    Memiliki pangsa pasar kalangan menengah kebawah, jadi harga dari produk yang ditawarkan cukup terjangkau.

Weakness

a.    Tidak ada fasilitas lift.

b.    Belum ada renovasi lagi untuk memperbaharui tampilan luar Mall, sehingga terkesan out of date.

c.    Area mall Cilandak yang kurang luas.

d.   Tidak adanya sentra khusus untuk barang-barang tertentu.

Opportunity

a      Menjadi salah satu piihan warga Cilandak dan sekitarnya untuk berbelanja kebutuhan sandang, pangan dan kebutuhan lainnya karena jangkauan Cilandak mall sendiri adalah untuk kalangan menengah ke bawah.

b      Menjadi tempat untuk bersantai anak-anak muda utuk menghilangkan penat.

Threat

a      Berdirinya berbagai mall yang lebih menarik minat masyarakat untuk dikunjungi.

b      Daya beli masyarakat yang semakin menurun karena kondisi perekonomian yang labil.

BAB V

PENUTUP

5.I     Kesimpulan

Cilandak Mall telah menjadi pusat perbelanjaan bagi warga Cilandak dan sekitarnya, yang secara tak langsung telah berkonstribusi untuk menghidupkan roda ekonomi di daerah yang dahulu enggan dikunjungi karena merupakan markas marinir dan sempat terjadi lendakan senjata itu.

Sebagai salah satu Mall tertua di Jakarta, Cilandak Mall tetap berusaha konsiten mempertahankan kalangan menengah kebawah untuk menjadi pangsa pasarnya. Dengan memanfaatkan kelebihan yang ada, berbagai perubahan sebagai bentuk kemajuan dari Cilandak Mall pun sudah direalisasikan, meskipun masih terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki.

5.2     Saran

Dengan munculnya para pesaing baru dengan konsepnya yang mampu menarik lebih banyak para pengunjung, sudah saatnya Cilandak Mall juga bebenah diri. Seperti merubah tampilan luar agar bisa terlihat lebih mengikuti perkembangan zaman, menambah berbagai fasilitas penting seperti lift, serta penataan tendant yang lebih spesifik agar bisa menonjolkan sentra yang ada di Mall.

Memasukan produk daerah seperti batik dan makanan khas daerah juga bisa menjadi alternatif untuk menarik pengunjung, mengingat Cilandak Mall sudah banyak diisi oleh tendant kuliner. Meskipun kuliner yang dimaksud adalah makanan modern dari luar. Apabila hal ini terealisasi, Cilandak Mall berarti telah ikut mendukung perkembangnan para pengusaha Industri Kecil Menangah di daerah.

 

 

 

Lampiran I

 

DAFTAR PERTANYAAN

A.      Untuk Building Manajer

1.      Bagaimana sejarah berdirinya Pasar Modern Cilandak Mall?

2.      Bagaimana pengelolaan Pasar Modern Cilandak Mall?

3.      Siapa saja yang terlibat dalam Pasar Modern Cilandak Mall?

4.      Jenis usaha dan produk apa saja yang ada di Pasar Modern Cilandak Mall?

5.      Peluang usaha apa yang ada atau sedang dicari di Pasar Modern Cilandak Mall?

6.      Apa saja fasilitas yang disediakan di Pasar Modern Cilandak Mall?

7.      Siapa saja pesaing Pasar Modern Cilandak Mall?

8.      Bagaimana sistem yang digunakan di Pasar Modern Cilandak Mall untuk kios/ tempat (sistem sewa atau strata) dan jangka waktunya?

B.       Untuk Para Penjual

1.      Apa yang anda ketahui tentang Pasar Modern Cilandak Mall? (sejarah)

2.      Produk apa yang anda tawarkan di sini?

3.      Bagaimana kondisi Pasar Modern Cilandak Mall? (ramai/ sepi)

4.      Berapa jangka waktu sewa kios yang anda tempati?

5.      Berapa kira-kira keuntungan yang anda terima setiap hari/bulan?

C.      Untuk Para Pembeli

1.      Apa yang anda ketahui dari Pasar Modern Cilandak Mall?

2.      Apa saja produk yang biasa anda beli di Pasar Modern Cilandak Mall?

3.      Bagaimana menurut anda mengenai fasilitas, kebersihan, dan keamanan di Pasar Modern Cilandak Mall?

Tugas Kunjungan pasar

 

Buatlah laporan penelitian sederhana tentang pasar seperti pada contoh tersebut diatas dengan judul:

Penelitian Sederhana Pedagang di Taman Mini Indonesia Indah

 

Masalah yang akan diteliti adalah:

  1. Kenapa memilih usaha dagang
  2. Kenapa memilih jualan di TMII
  3. Bagaimana prospek jualan di TMII

Format laporan dibuat seperti pada contoh yang ada, namun halaman paling depan diberi halaman judul dengan format sebagai berikut:

Dan untuk lampiran berisi:

  • Daftar pertanyaan (secara detail, termasuk pertanyaan yang muncul dilur daftar pertanyaan yang tersedia)
  • Foto tokonya lengkap dengan pedaganngnya dan sekaligus anggota kelompok kunjungan
  • Foto taman mini
  • Daftar pembagian tugas dari masing-masing anggota kelompok (jika ada anggota yang tidak melaksanakan tugasnya diberi tanda namanya)

Berikut ini daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan pada saat melakukan kunjungan:

Untuk pengelola Taman Mini:

  1. Bagaimana sejarah berdirinya taman mini
  2. Bagaimana perkembangan taman mini dari tahun ke tahun
  3. Bagaimana pengelolaan taman mini secara umum
  4. Bagaimana pengelolaan taman mini terhadap para pedagang yang ada
  5. Bagaimana pengelolaan taman mini terhadap para pedagang kedepannya demi kemajuan taman mini itu sendiri

Untuk para pedagang

  1. Siapa nama pemilik usaha tersebut dan tinggal dimana
  2. Bagaimana awal memulai usaha dan mengapa memilih usaha dagang
  3. Barang apa saja yang diperjual belikan
  4. Kenapa memilih menjual barang tersebut dan mengapa memilih lokasinya di dalam komplek taman mini
  5. Apa keuntungan dan kerugiannya berjualan di taman mini
  6. Peluang apa saja yang bisa diperoleh dengan berjualan di taman mini
  7. Apa hambatan yang diadapi dengan berjualan di taman mini
  8. Bagaimana pengelolaan yang dilakukan untuk berjualan di taman mini
  9. Bagaimana prospek di tahun-tahun yang akan datang dengan berjualan ditaman mini
  10. Apa yang membuat Bapak/Ibu bertahan untuk tetap berjualan di taman mini

Laporan disusun secara berkelompok, pembagian kelompok untuk setiap kelasnya adalah kelompok belajar masing-masing. Tugas dikumpul paling lambat sebelum pembagian raport dalam bentuk soft copy dengan format file pdf. Tugas akan menjadi nilai ulangan harian I pelajaran ekonomi di semester 2. Format laporan disusun sesuai dengan contoh tersebut.

Kriteria penilaian:

Penilaian dibagi dalam 2 kriteria:

  1. Susunan format laporan, maksimal skor 40
    1. Format laporan terstruktur dan rapi skor 40
    2. Salah satu kriteria diatas tidak terpenuhi skor 30
    3. Format laporan tidak beraturan skor 20
    4. Isi laporan maksimal skor 60
      1. Isi laporan mulai dari bab I s/d bab V saling berkesinambungan, informatif, deskriptif dan kesimpulan dapat memberikan argumentasi yang logis berdasarkan teori dan hasil kunjungan yang diperoleh, selain itu juga saran yang diberikan merupakan argumentasi yang logis, skor 60
      2. Isi laporan mulai dari bab I s/d bab V kurang deskriptif dan argumentasi kurang bagus, skor 40
      3. Isi laporan bersifat seadanya dan tidak ada pengembangan materinya, skor 20

Latihan soal hitungan PPh-21

Posted by agus in April 14, 2011

  1. Budi karyawan perusahaan memperoleh gaji sebesar Rp 10.000.000,00 perbulan. Tunjangan yang diperoleh adalah tunjangan transportasi Rp 500.000,00 tunjangan makan Rp 300.000,00. Iuran yang ia bayarkan: iuran pension Rp 200.000,00 dan iuran kematian sebesar Rp 50.000,00. Status budi nikah, istri tidak bekerja dan mempunayi anak 1. Berapakah PPh yang harus ia bayar?
  2. Soal sama dengan atas, namun istri bekerja dengan penghasilan netto sebesar Rp 5.000.000,00 dan penghasilan istri digabung dalam perhitungan pajaknya, berapakah pajak yang harus mereka bayar pertahun?

Contoh soal dan Pembahasan PPh-21

Posted by agus in April 13, 2011

Berikut adalah contoh perhitungan pajak penghasilan pribadi (PPh 21) dari seorang pekerja di perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas. Pekerja sudah kawin dan punya 2 anak. Pekerja ikut Program Jamsostek kecuali asuransi kesehatan, yang disediakan oleh Perusahaan. Selain itu, pekerja juga ikut Program Pensiun. Pekerja tidak mempunyai penghasilan lain.

Data-data untuk perhitungan pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

  1. Gaji pokok: Rp10.000.000
  2. Tunjangan transport: Rp 500.000
  3. Tunjangan perumahan: Rp 500.000
  4. Uang Perjalanan Dinas: Rp 500.000 (Catatan: pekerja melakukan perjalanan dinas pada bulan berjalan)
  5. Premi Jaminan Kecelakaan Kerja: Rp127.000 (1.27% dari gaji pokok untuk bidang minyak bumi dan gas)
  6. Premi Jaminan Kematian: Rp30.000 (0.3% dari gaji pokok)
  7. Iuran Jaminan Hari Tua: Rp570.000 (5.7% dari gaji pokok; 2% ditanggung pekerja)
  8. Iuran Dana Pensiun: Rp200.000 (2% dari gaji pokok – sesuai dengan Ketentuan Menteri Keuangan)
  9. Premi Asuransi Kesehatan untuk wajib pajak: Rp500.000/bulan

Tabel di bawah ini adalah contoh perhitungan pajak penghasilan pribadi dengan data-data di atas:

No. Keterangan Rp
Penghasilan Bruto
1 Gaji Pokok 10.000.000
2 Premi Jaminan Kecelakaan Kerja 127.000
3 Premi Jaminan Kematian 30.000
4 Premi Asuransi Kesehatan 500.000
5 Tunjangan Transport 500.000
6 Tunjangan Perumahan 500.000
7 Penghasilan Bruto (1+2+3+4+5+6) 11.657.000
8 Pengurang
9 Biaya Jabatan per Bulan (5 %, maksimum Rp500.000) 500.000
10 Premi Jaminan Hari Tua (yang dibayar pekerja) 200.000
11 Iuran Pensiun (yang dibayar pekerja) 200.000
12 Total Pengurang (10+11+12) 900.000
13 Penghasilan Neto sebelum Potong Pajak 10.757.000
14 Penghasilan Neto Disetahunkan 129.084.000
15 Penghasilan Tidak Kena Pajak (K-2) 19.800.000
16 Penghasilan Neto Kena Pajak (14-15) 109.284.000
17 Pajak Setahun (sesuai tarif yang berlaku) 11.392.000
18 Pajak pada Bulan Berjalan 949.383
20 Penghasilan Bersih Setelah Potong Pajak (13-18) 9.807.617
21 Net Take Home Pay (19-10-11) 9.407.617

Latihan soal hitungan pajak (PPh dan PBB)

Posted by agus in March 25, 2011

  1. Amir karyawan perusahaan memperoleh penghasilan bersih sebesar Rp 20.000.000,00 per bulan. Status Amir menikah, istri tidak bekerja, dan belum memiliki anak. Berapakah pajka yang harus dibayar Amir tiap tahunnya?
  2. Siswandi karyawan perusahaan memperoleh penghasilan bersih sebesar Rp 5.000.000,00/bulan. Status menikah, istri bekerja dengan penghasilan bersih sebesar Rp 3.000.000,00/bulan, dan memiliki anak 2. Penghasilan istri digabung dalam perhitungan pajaknya. Berapakah pajak yang harus dibayar Siswandi perbulan?
  3. Yuliana memiliki sebuah rumah seluas 80m2 dengan harga Rp 800.000,00/m2. Rumah berdiri diatas tanah seluas 100m2 dengan harga Rp 1.000.000,00/m2. NJOPTKP di daerah tersebut sebesar Rp 12.000.000,00. Berapakah PBB yang harus dibayar oleh Yuliana?

Untuk mengerjakan soal ini, dapat melihat contoh di buku cetak, atau di www.pajakonline.com, atau data terkait lainnya.

Rekonsiliasi bank

Posted by agus in November 15, 2008

Komponen Rekonsiliasi Bank

Dari Sisi Bank

(+) Menambah :

  • Setoran dalam perjalanan (DIT)
  • Uang tunai yg tidak disetor
  • Kesalahan pencatatan bank

* Koreksi Kesalahan :

  • Terlalu tinggi pengeluaran
  • Terlalu rendah penerimaan

(-) Mengurangi :

  • Cek yang beredar (OSC)

* Koreksi Kesalahan :

  • Terlalu rendah pengeluaran
  • Terlalu tinggi penerimaan

Dari Sisi Perusahaan

(+) Menambah :

  • Koreksi cek yang telah ditulis tapi belum diserahkan
  • Nota kredit jasa giro / bunga simpanan
  • Pelunasan piutang melalui bank
  • Wesel tagih melalui bank
  • Piutang wesel
  • Pendapatan bunga
  • Kesalahan pencatatan perusahaan

* Koreksi Kesalahan :

  • Terlalu rendah penerimaan
  • Terlalu tinggi pengeluaran

(-) Mengurangi :

  • Bunga overdraft
  • Nota debet
  • Biaya administrasi bank
  • Cek kosong (NSF)

* Koreksi Kesalahan :

  • Terlalu tinggi penerimaan
  • Terlalu rendah pengeluaran

latihan soal ekonomi dan geografi kelas VIII SMP

Posted by agus in October 7, 2008

Soal Geografi kelas VIII

Pilihan Ganda.


1. Letak astronomis adalah letak suatu Negara berdasarkan … .

A. Kenyataan di muka bumi

B. Jauh dekatnya dari laut

C. Garis lintang dan garis bujur

D. Jenis batuan yang ada di bumi

2. Dua benua yang mengapit wilayah Indonesia adalah benua … .

A. Asia dan Afrika

B. Asia dan Australia

C. Asia dan Amerika

D. Afrika dan Amerika

3. Angin yang menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim hujan adalah angin … .

A. Pasat tenggara

B. Pasat timur

C. Muson tenggara

D. Muson barat laut

4. Perbedaan tekanan udara akan menyebabkan terjadinya … .

A. Hujan

B. Badai

C. Salju

D. Angin

5. Penyebab terjadinya perubahan musim adalah … .

A. Rotasi dan revolusi bumi

B. Rotasi dan revolusi bulan

C. Rotasi dan revolusi matahari

D. Rotasi dan revolusi planet

6. Penyebab musim kemarau di Indonesia adalah … .

A. Tekanan udara di belahan bumi utara lebih tinggi daripada tekanan udara di belahan bumi selatan

B. Suhu di belahan bumi utara lebih rendah dibanding belahan bumi selatan

C. Tekanan udara di belahan bumi selatan tinggi dan suhunya tinggi

D. Tekanan udara di belahan bumi selatan lebih tinggi, sedangkan di belahan bumi utara lebih rendah

7. Salah satu cirri fauna asiatis yang membedakan dengan fauna Australia adalah … .

A. Terdapat bermacam-macam kera

B. Terdapat bayak beruang berwarna

C. Banyak hewan kantong

D. Jenis binatang menyusui kecil-kecil

8. Jenis hewan Indonesia bercorak asia antara lain … .

A. Biawak dan kerbau belang

B. Komodo dan kasuari

C. Kangguru dan cendrawasih

D. Kera dan gajah

9. Berikut ini yang bukan merupakan factor-faktor yang emmpengaruhi jenis tanah adalah … .

A. Jenis batuan induk

B. Jumlah curah hujan

C. Jumlah penyinaran

D. Jumlah garam-garam

10. Tanah yang berasal dari hasil pelapukan bahan padat dan cair yang dikeluarkan gunung api pada saat meletus adalah tanah … .

A. Vulkanik

B. Alluvial

C. Grumosol

D. Mediteran

11. Pengaruh letak geografis bagi Indonesia adalah … .

A. Beriklim muson

B. Beriklim tropis

C. Tanahnya subur

D. Letaknya strategis

12. Jenis hewan bercorak peralihan di Indonesia terdapat di pulau … .

A. Jawa dan Sumatra

B. Jawa dan Madura

C. Maluku dan Irian jaya

D. Sulawesi dan Nusa Tenggara

13. Binatang khas Indonesia tinur sebagian besar adalah sebangsa … .

A. Kera

B. Burung

C. Binatang melata

D. Binatang mamalia

14. Istilah lain untuk tanah gambut adalah … .

A. Regosol

B. Andosol

C. Organosol

D. Grumosol

15. Garis lintang pada peta digunakan untuk menentukan … .

A. Perbedaan waktu

B. Perbedaan iklim

C. Perdebaan fauna

D. Perbedaan flora

16. Garis bujur pada peta digunakan untuk menentukan … .

A. Perbedaan waktu

B. Perbedaan iklim

C. Perdebaan fauna

D. Perbedaan flora

17. Secara social budaya, letak geografis Indonesia menyebabkan … .

A. Sebagai jalur pelayaran internasional

B. Memilik 2 musim

C. Proses pencampuran sku bangsa dan budaya

D. Beriklim tropis sehingga tanahnya subur

18. Garis yang membatasi perbedaan fauna asiatis dengan peralihan adalah … .

A. Garis Wallace

B. Garis Webber

C. Garis lintang

D. Garis bujur

19. Tanaman jenis meranti banyak terdapat di … .

A. Indonesia bagian timur

B. Indonesia bagian barat

C. Indonesia bagian tengah

D. Iindonesia bagian tenggara

20. Berikut ini yang merupakan hewan endemis adalah … .

A. Gajah

B. Burung cendrawasih

C. Komodo

D. Walabi

21. Gajah, badak, kera dan harimau banyak terdapat di … .

A. Jawa

B. Nusa Tenggara

C. Sulawesi

D. Irian Jaya

22. Tanah yang terbentuk dari hasil pelapukan batuan sedimen masam disebut … .

A. Tanah podsol

B. Tanah grumosol

C. Tanah regosol

D. Tanah renzina

23. Berikut ini yang tidak mempengaruhi jumlah penduduk adalah … .

A. Kelahiran

B. Kematian

C. Migrasi

D. Tingkat ekonomi

24. Tingkat pertambahan jumlah anak pada suatu periode tertentu disebut … .

A. Tingkat kematian

B. Tingkat kelahiran

C. Tingkat perpindahan penduduk

D. Tingkat adopsi

25. Trixie orang Indonesia dan tinggal di Indonesia, karena menikah dengan orang Amerika maka dia menetap di Amerika. Yang dilakukan Trixie adalah … .

A. Migrasi

B. Urbanisasi

C. Migrasi internasional

D. Migrasi internal

26. Peristiwa bertambahnya atau berkurangnya jumlah penduduk disebut … .

A. Kepadatan penduduk

B. Dinamika penduduk

C. Perubahan penduduk

D. Jumlah penduduk

27. Pertumbuhan penduduk yang pesat dapat menyebabkan … .

A. Masalah kependudukan

B. Pertumbuhan penduduk

C. Lonjakan penduduk

D. Ledakan penduduk

28. Berikut ini yang bukan merupakan factor pendorong urbanisasi adalah … .

A. Menyempitnya lahan pertanian

B. Terbatasnya jumlah pekerja di pedesaan

C. Gaji yang relative rendah

D. Fasilitas hidup rendah

29. Angka kematian yang dinyatakan dalam banyaknya kematian menurut sebab tertentu disebut … .

A. Crude Death Rate

B. Age Spesific Death rate

C. Cause Spesific Death Rate

D. Crude Birth Rate

30. Jika siatu wilayah terletak pada 1050 BT, maka selisih waktu dengan Greenwich adalah… .

A. 7 jam

B. 8 jam

C. 9 jam

D. 10 jam

Uraian

1. Suatu wilayah memiliki garis bujur 850 BT – 1650 BT. Berapakah beda waktu yang dimiliki wilayah tersebut?

2. Pada tahun 2005, kota Subang memiliki jumlah penduduk sebanyak 5000.000 jiwa. Pada tahun tersebut jumlah penduduk yang meninggal adalah 150.000 jiwa. Dan jumlah kelahiran 175.000 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk alaminya (RNI)?

3. Jelaskan bagaimana Indonesia dapat memiliki 2 musim?

latihan soal ekonomi dan geografi kelas VIII SMP

Posted by agus in October 7, 2008

Latihan Soal Ekonomi

Pilihan Ganda.

1. Kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi agar kelangsungan hidupnya tidak tergangu disebut … .

A. Primer

B. Sekunder

C. Tersier

D. Jasmani

2. Seseorang bekerja dengan giat agar … .

A. Mencapai kejayaan

B. Memperoleh kebahagiaan

C. Meningkatkan status sosial

D. Memenuhi kebutuhan

3. Kulkas, televisi menurut tujuan penggunaannya termasuk barang … .

A. Ekonomi

B. Bebas

C. Konsumsi

D. Produksi

4. Berdasarkan cara memperolehnya barang dikelompokkan menjadi barang … .

A. Ekonomi dan bebas

B. Substitusi dan komplementer

C. Mentah dan jadi

D. Produksi dan konsumsi

5. Petani menyimpan sebagian hasil panennya untuk menghadapi masa paceklik. Usaha yang dilakukan petani ini untuk memenuhi kebutuhan … .

A. Primer

B. Sekunder

C. Sekarang

D. Yang akan datang

6. Orang yang berada di pantai memerlukan pakaian yang tipis, sedangkan orang di pegunungan memerlukan pakaian yang tebal. Perbedaan kebutuhan ini disebabkan oleh … .

A. Pekerjaan

B. Lingkungan

C. Status sosial

D. Kepercayaan

7. Perhatikan daftar berikut!

1.Makanan2. Pakaian
3.
Rekreasi
4.
olahraga
5. Hiburan
6. Agama
7. sepatu
8. Ilmu Pengetahuan

Berdasarkan data tersebut yang termasuk kebutuhan jasmani ditunjukkan nomor … .

A. 1,2,3, dan 7

B. 1,2,4, dan 7

C. 2,3,5, dan 6

D. 2,3,6, dan 8

8. Gula merah dan gula pasir termasuk barang … .

A. Substitusi

B. Komplementer

C. Produksi

D. Konsumsi

9. Suatu sumber ekonomi dikatakan langka apabila … .

A. Harganya murah

B. Tidak banyak yang membutuhkan

C. Hasil produksi jaman dahulu

D. Jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan masyarakat

10. Berikut ini yang bukan merupakan kebutuhan masa akan datang adalah … .

A. Asuransi pendidikan

B. Menabung di Bank

C. Membeli pakaian

D. Membeli surat berharga

11. Pelaku ekonomi yang salah satu perannya adalah memberikan imbalan jasa uang setelah menggunakan faktor produksi adalah … .

A. Konsumen

B. Produsen

C. Pemerintah

D. Masyarakat Luar Negeri

12. Kegiatan utama perusahaan adalah … .

A. Konsumsi

B. Produksi

C. Distribusi

D. Pengawas

13. Masyarakat luar negeri secara umum berperan dalam kegiatan …..

A. investasi

B. penentuan UMR

C. peningkatan produksi

D. penyalur barang-barang produksi

14. Peran rumah tangga produsen dalam hubungannya dengan pemerintah adalah sebagai berikut:

A. Menggunakan sumber daya yang ada

B. Menyediakan hasil produksi kepada konsumen

C. Membantu Pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran

D. Menyediakan barang dengan harga murah

15. Sebagai pemasok modal kepada produsen (perusahaan), rumah tangga (konsumen) berhak menerima ….

A. laba

B. sewa

C. bunga

D. gaji

16. Tarif pajak atas barang yang ditetapkan oleh pemerintah merupakan wujud peranan pemerintah dalam perekonomian sebagai …

A. Konsumen

B. Produsen

C. Pengatur

D. Penyedia fasilitas umum

17. Berikut ini yang bukan merupakan kegiatan konsumsi pemerintah adalah … .

A. Belanja pegawai

B. Pemberian subsidi

C. Pembangunan fasilitas-fasilitas umum

D. Belanja barang

18. Imbalan yang diterima rumah tangga bila memberikan faktor produksi tenaga kerja adalah ….

A. jasa

B. sewa

C. bunga

D. upah

19. Berikut ini yang diberikan Pemerintah secara langsung kepada pelaku ekonomi adalah ….

A. Jalan tol

B. Tarif pajak

C. Kebijakan ekspor

D. Kebijakan impor

20. Berikut ini merupakan peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi sebagai konsumen kecuali ….

A. menyediakan fasilitas umum

B. memperbaiki kendaraan

C. membeli perlengkapan kantor

D. membayar gaji pegawai

21. Pada pasar factor produksi, yang berperan menawarkan factor-faktor produksi adalah … .

A. Perusahaan

B. Rumah tangga

C. Pemerintah

D. Masyarakat luar negeri

22. Modal koperasi yang berasal dari pinjaman antara lain ….

A. Simpanan pokok

B. Simpanan wajib

C. Simpanan sukarela

D. Penerbitan obligasi

23. Beberapa pusat koperasi saling bergabung sering disebut dengan istilah ….

A. Koperasi primer

B. Pusat koperasi

C. Gabungan koperasi

D. Induk koperasi

24. jumlah minimal anggota dari suatu badan hukum sehingga dapat dikatakan koperasi primer adalah ….

A. 20

B. 25

C. 30

D. 40

25. Koperasi yang kegiatan usahanya ditujukan untuk menghasilkan sejenis barang secara bersama-sama disebut … .

A. Koperasi konsumsi

B. Koperasi produksi

C. Koperasim simpan pinjam

D. Koperasi serba usaha

26. Berikut ini yang merupakan jenis koperasi berdasarkan luas usahanya adalah … .

A. Koperasi primer

B. Koperasi berfungsi tunggal

C. Induk koperasi

D. Pusat koperasi

27. Simpanan yang dibayarkan oleh anggota dan tidak dibatasi jumlah dan waktu pembayarannya disebut … .

A. Simpanan pokok

B. Simpanan wajib

C. Simpanan sukarela

D. Dana cadangan

28. Berikut ini yang merupakan modal koperasi yang berasal dari luar adalah … .

A. Simpanan pokok

B. Hibah

C. Dana cadangan

D. Penjualan obligasi

29. Pada tahun 2008, Pendapatan koperasi ”sukses makmur” adalah Rp 25 juta dan biaya yang dikeluarkan adalah Rp 5 juta. SHU dibagikan dengan ketentuan bahwa untuk jasa usaha sebesar 20%. Ima merupakan anggota koperasi dengan memiliki simpanan wajib dan simpanan pokok sebesar Rp 5 juta, sedangkan pembelian yang dilakukan Ima sebesar Rp 2 Juta. Berapakah SHU yang diterima Ima untuk jasa usahanya?

A. Rp 320.000,00

B. Rp 800.000,00

C. Rp 1.100.000,00

D. Rp 2000.000,00

30. Modal koperasi yang berasal baik dari pemerintah maupun yang berasal dari masyarakat yang digunakan dalam rangka memperkuat kegiatan usaha koperasi disebut … .

A. Dana cadangan

B. Hibah

C. Modal penyertaan

D. Pinjaman dari lembaga keuangan

Uraian

  1. Buatlah suatu diagram interkasi hubungan antara pelaku ekonomi (rumah tangga / konsumen, produsen dan Pemerintah). Berikan keterangan untuk masing-masing garisnya.

2. Berikut ini adalah data koperasi keluarga berseri yang bergerak dalam bidang jual beli barang-barang kebutuhan rumah tangga:

a. Pendapatan selama 1 tahun Rp 100 juta

b. Biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 70 juta

c. Modal (simpanan pokok dan simpanan wajib) Rp 200 juta

SHU koperasi akan dibagikan kepada anggota dengan ketentuan 20 % untuk jasa modal dan 30% untuk jasa usaha. Anita anggota koperasi dengan setor modal (simpanan wajib dan simpanan pokok) sebesar Rp 10 juta. Sedangkan pembelian yang dilakukan anita adalah Rp 20 juta. Berapakan SHU yang akan diterima Anita?

3. Berdasarkan soal no.1, jika Hendry juga seorangb anggota koperasi dengan setor modal sebesar Rp 20 juta, berapakah SHU yang akan diterima Hendry?

Peran Pelaku Kegiatan Ekonomi

Posted by agus in September 24, 2008

Dalam kegiatan ekonomi, ada beberapa pelaku yang terlibat di dalamnya. Berdasarkan jenis kegiatannya, para pelaku ekonomi terdiri dari produsen, konsumen dan distributor, namun secara lebih khusus pelaku-pelaku utama dalam perekonomian adalah Rumah tangga konsumen, Rumah Tangga Produsen, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri. Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa peran dari para pelaku ekonomi dalam perekonomian:

1. Rumah Tangga Konsumen (RTK)
Rumah tangga adalah satuan unit terkecil di dalam masyarakat yang tinggal dalam suatu bangunan yang sama dan melakukan pembagian dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup. Peran rumah tangga konsumen adalah:

  • Sebagai konsumen. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, RTK melakukan konsumsi atas barang atau jasa yang dihasilkan rumah tangga produsen.
  • Sebagai Pemasok/Pemilik faktor produksi. rumah tangga konsumen menjadi pemilik faktor produksi yang dibutuhkan oleh Rumah tangga produsen yaitu: Tanah, tenaga kerja, modal, keahlian atau skill. Dan sebagai pemasok terhadap rumah tangga produsen, RTK berhak menerima imbalan yang berupa sewa tanah, upah/gaji, bunga modal, laba.

2. Rumah Tangga Produsen (RTP)
Rumah tangga produsen disebut juga Perusahaan. perusahaan adalah sekelompok anggota masyarakat yang tugasnya memproduksi barang dan jasa untuk memenihi kebutuhan masyarakat. peran rumah tangga produsen dalam kegiatan ekonomi adalah sebagai berikut:

  • Sebagai produsen. sebagai produsen, rumah tangga produsen menghasilkan barang/jasa yang diperlukan oleh rumah tangga konsumsi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, termasuk juga dijual ke luar negeri (ekspor)
  • sebagai pennguna faktor produksi. agar mampu menghasilkan barang atau jasa, perusahaan memerlukan berbagai faktor produksi berupa sumber daya alam/bahan baku, modal, tenaga kerja, dan keahlian yang didapat dari rumah tangga konsumen.
  • sebagai agen pembangunan. agen artinya perantara, sedangkan agen pembangunan artinya RTP membantu pemerintah dalam kegiatan pembangunan seperti membuka lapangan kerja, membangun infrastruktur, menyejahterakan karyawan, meningkatkan kualitas SDM, dsb.

3. Pemerintah
Peran Pemerintah dalam kegiatan ekonomi antara lain:

  • Sebagai pengatur. dalam kegiatan ekonomi, Pemerintah mengatur lalu lintas perekonomian dalam negeri untuk menjaga stabilitas ekonomi, mencegah kekacauan dan hal-hal yang dapat menimbulkan kerugai masyarakat banyak. Misalnya menetapkan pajak atas barang mewah agar harga barangnya dapat diatur.
  • sebagai Konsumen atas barang-barang hasil produksi, misalnya dalam aktivitas sehari-hari untuk melancakan kegiatan administrasi pemerintah memerlukan kertas yang dihasilkan olen produsen.
  • sebagai produsen atas fasilitas umum, misalnya perusahaan air minum, listrik dsb.

4. Masyrakat Luar Negeri
Masyarakat luar negeri adalah pelaku kegiatan ekonomi yang sangat penting, yang antara lain kegiatannya adalah

  • Perdagangan (ekspor dan Impor)
  • Pertukaran tenaga kerja khususnya untuk tenaga ahli
  • Penanaman modal (investasi)
  • Pinjaman Luar negeri (CGI, IMF)
  • Bantuan luar negeri.

Berdasarkan peran dari masing-masing pelaku ekonomi terdapat keterkaitan yang dapat dilihat melalui Diagram Interaksi Pelaku Ekonomi berikut ini:

Uang dan Lembaga Keuangan

Posted by agus in September 8, 2008

SEJARAH PERKEMBANGAN UANG, PENGERTIAN UANG,
FUNGSI UANG, JENIS-JENIS UANG DAN FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI PERMINTAAN UANG DALAM
MASYARAKAT, TEORI UANG.


1. SEJARAH PERKEMBANGAN UANG

Sebelum dimulai, apakah Anda telah berkonsentrasi untuk memulai mempelajari kegiatan pertama ini? Baik kalau Anda sudah siap, kita akan mulai. Berbicara mengenai sejarah uang, tentu Anda akan dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Kapan uang itu diciptakan ?
  2. Siapa yang menciptakan ?
  3. Bagaimana perkembangan selanjutnya ?

Dari ketiga pertanyaan diatas, maka Anda bisa menjawab dan memulai untuk membahas sejarah perkembangan uang. Ada anggapan bahwa uang diciptakan pertama kali di negeri Cina lebih kurang 2700 SM (Sebelum Masehi) oleh Huang (Kaisar Kuning). Sejarah purba juga telah mencatat bahwa orang Assyria, Phunisia, dan Mesir juga telah menggunakan uang sebagai alat tukar. Akan tetapi dari seluruh perkembangan uang di negara manapun awalnya dimulai setelah orang mengenal kegiatan tukar-menukar, dan tukar-menukar yang pertama dilakukan diantaranya dimulai tukar-menukar antara barang dengan barang yang disebut Barter.
Pertukaran dengan cara barter ini awalnya berjalan lancar dan tidak memiliki hambatan apapun. Akan tetapi setelah manusia semakin banyak ragam 6 kebutuhan maka cara barter mulai mengalami kesulitan dalam pelaksanaannya. Kesulitan-kesulitan itu di antaranya disebabkan:

  1. Sulitnya kemungkinan untuk bertemu orang yang memiliki barang yang
  2. dikehendaki dan juga mau menukarkan barang tersebut dengan barang yang kita miliki.
  3. Sulit mendapatkan barang yang sama nilainya untuk dipertukarkan.
  4. Tidak adanya kesamaan untuk membayar di kemudian hari.
  5. Tidak terdapat suatu cara menyimpan kekayaan atau daya beli umum.

Dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi seperti disebutkan di atas, akhirnya cara barter banyak yang ditinggalkan. “Coba Anda amati apakah di daerah sekitar Anda masih ada penggunaan cara
barter dalam jual beli!” Setelah mengalami kesulitan dengan cara barter, orang mulai mencari alternatif lain yang dapat dijadikan sebagai alat yang dapat dipergunakan dalam pertukaran. Kemungkinan semacam itu baru dapat diatasi setelah digunakan suatu benda yang memiliki syarat:

  1. dapat diterima;
  2. digemari dimana-mana;
  3. yang setiap waktu dapat ditukar dengan barang apa saja;
  4. sulit mendapatkannya.


Apakah dahulu ada barang / benda yang dijadikan sebagai alat pertukaran? Jika ada sebutkan?
Dari benda-benda yang secara perkembangannya banyak dijadikan sebagai alat pertukaran di antaranya ada yang berupa kulit binatang, kerang dari laut, dan benda-benda yang memiliki syarat di atas. Benda itu yang disebut Uang Barang.


Penggunaan uang barang ini tidak dapat terus dipergunakan sebagai alat pertukaran, hal ini disebabkan karena ada kesulitan dalam ukuran,berat, bentuk dan jaminan lain yang tidak pasti. Dari permasalahan ini orang mulai mencari benda/logam yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Tidak mudah rusak.
  2. Diterima oleh umum.
  3. Mudah disimpan dan mudah dibawa-bawa.
  4. Harganya tinggi walaupun dalam jumlah yang kecil.
  5. Sifatnya sama dan dapat saling mengganti.
  6. Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai.
  7. Harganya tetap dalam jangka waktu panjang.

Dari persyaratan di atas maka alternatif benda yang dijadikan alat tukar adalah emas dan perak. Hal ini seperti kita dapatkan sekarang dalam mata uang beberapa negara seperti India, nama mata uangnya Rupee yang artinya perak,Belanda, nama mata uangnya Golden yang artinya emas. Uang yang terbuat dari emas dan perak disebut uang logam dan uang ini disebut juga sebagai fullbodied money, karena nilai uang ini dijamin penuh (100%) oleh bodynya, artinya antara nilai nominal dan nilai bahan sama “Coba Anda perhatikan di film yang menceritakan suatu kerajaan, biasanya akan ada pembayaran transaksi dengan uang emas!” Perkembangan selanjutnya, karena logam termasuk barang yang terbatas jumlahnya, maka orang mencari benda yang dapat dijadikan uang, dan akhirnya uang dibuat dari kertas, mengapa dibuat dari kertas? Alasannya:

  1. Jumlahnya dapat memadai dengan kebutuhan
  2. Biaya pembuatannya tidak begitu mahal.

2. PENGERTIAN UANG


Jika Anda memperhatikan gambar di atas, pasti Anda tahu kegunaannya dan itu merupakan sesuatu yang banyak diidamkan oleh orang-orang. Sehingga pada jaman sekarang ini uang merupakan salah satu unsur yang sangat penting dan kita tidak pernah merasa cukup untuk memilikinya. Dari kenyataan tersebut ada beberapa ahli ekonomi yang mengemukakan tentang pengertian uang, diantaranya sebagai berikut: Roberson dalam bukunya Money menyatakan uang adalah segala sesuatu yang umum diterima dalam pembayaran barang-barang.

  1. R.S. Sayers dalam bukunya Modern Banking menyatakan uang adalah segalasesuatu yang umum diterima sebagai pembayaran utang.
  2. A.C. Pigou dalam bukunya the Veil of Money menyatakan bahwa uang adalahsegala sesuatu yang umum dipergunakan sebagai alat penukar.
  3. Rolling G. Thomas dalam bukunya Our Modern Banking and Monetary Systemmendefinisikan uang adalah segala sesuatu yang siap sedia dan pada umumnya diterima dalam pembayaran pembelian barang-barang, jasa-jasa dan untuk membayar utang.

Dengan demikian, uang didefinisikan sebagai segala sesuatu (benda) yang diterima oleh masyarakat sebagai alat perantara dalam melakukan tukar-menukar atau perdagangan. Agar masyarakat menerima dan menyetujui penggunaan benda sebagai uang maka harus memenuhi dua persyaratan sebagai berikut:

  1. Persyaratan psikologis, yaitu benda tersebut harus dapat memuaskan bermacam-macam keinginan dari orang yang memilikinya sehingga semuaorang mau mengakui dan menerimanya.
  2. Syarat teknis adalah syarat yang melekat pada uang, di antaranya:

· Tahan lama dan tidak mudah rusak

· Mudah dibagi-bagi tanpa mengurangi nilai.

· Mudah dibawa.

· Nilainya relatif stabil.

· Jumlahnya tidak berlebihan.

· Terdiri atas berbagai nilai nominal.

“Mungkin Anda bertanya kalau sekarang digunakan uang kertas, berarti uang kertas tidak memenuhi persyaratan salah satu yang di atas ?” Jawabannya karena uang kertas adalah uang yang dibuat berdasarkan kepercayaan maka ada pengecualian. Bagaimana ? Sampai pembahasan engertian uang. Apakah masih ada yang belum dipahami ? Mudah-mudahan Anda dapat memahami ini semua dengan baik. Untuk mengingat apa yang Anda telah bahas, coba Anda jawab pertanyaan dibawah ini secara lisan saja!

  1. Apa yang dimaksud dengan barter?
  2. Sebutkan beberapa keterbatasan tukar-menukar dengan cara barter?
  3. Apa syarat uang barang?
  4. Apa definisi uang secara umum?
  5. Apa syarat-syarat teknis uang?

3. FUNGSI UANG


Kegunaan uang tercermin dalam fungsi-fungsi uang. Fungsi uang dibagi atas Fungsi Asli dan Fungsi Turunan

A. Fungsi Asli


Fungsi asli disebut juga fungsi primer dari uang. Fungsi asli ini terdiri atas:

a. Sebagai alat tukar (medium of exchange)

Uang dapat digunakan sebagai alat untuk mempermudah pertukaran. Agar uang dapat berfungsi dengan baik diperlukan kepercayaan masyarakat. Masyarakat harus bersedia dan rela menerimanya.

b. Alat kesatuan hitung

Untuk menentukan harga sejenis barang diperlukan satuan hitung, juga dengan adanya satuan hitung, kita dapat mengadakan perbandingan harga satu barang dengan barang lain.

B. Fungsi Turunan

Fungsi turunan sebagai akibat dari Fungsi asli, dengan adanya fungsi asli uang muncul fungsi lain yang tidak kalah pentingnya, fungsi tersebut terdiri atas:

  1. Sebagai alat pembayaran yang sah. Tidak semua orang dapat menciptakan uang terutama uang kartal, karena uang hanya dikeluarkan oleh lembaga tertentu, di Indonesia dikeluarkan oleh Bank Indonesia selaku Bank Sentral.
  2. Alat penyimpan kekayaan dan pemindah kekayaan. Dengan uang, kekayaan berupa tanah, gedung, dapat dipindah pemilikannya dengan menggunakan uang.
  3. Alat pendorong kegiatan ekonomi. Apabila nilai uang stabil, orang senang menggunakan uang itu dalam kegiatan ekonomi, selanjutnya apabila kegiatan ekonomi meningkat, uang dalam peredaran harus ditambah sesuai dengan kebutuhan.
  4. Standar pencicilan utang. Uang dapat berfungsi sebagai standar untuk melakukan pembayaran di kemudian hari, pembayaran berjangka panjang atau pencicilan utang.

4. JENIS UANG


Sebelum melanjutkan pembahasan ke masalah jenis uang, apakah Anda masih merasa ada yang belum dipahami pada masalah fungsi uang? Jika tidak ada, mari kita mulai. Dewasa ini uang yang dipergunakan secara umum dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu uang kartal dan uang giral.

1. Uang Kartal


Uang kartal artinya uang yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat bayar. Uang kartal ada yang berbentuk logam dan ada yang berbentuk kertas yang benar-benar beredar dari tangan ke tangan sebagai alat pembayaran dalam masyarakat.

1) Uang Logam berdasarkan sejarah perkembangannya, uang logam merupakan uang yang pertama dibuat, menurut macamnya mata uang logam dibagi tiga macam:

a) Mata Uang Standar

Mata uang standar adalah mata uang yang bebas dibuat dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah sampai jumlah tidak terbatas. Nilai Nominal yang tertulis pada uang sama dengan nilai instrinsiknya (bahannya). Mata Uang Standar disebut juga Full Bodied Money yaitu mata uang yang nilai intrinsiknya sama dengan nilai nominalnya, contoh: Uang logam emas.

b) Mata Uang Tandap (bercap). Mata uang tandap (bercap) adalah mata uang yang tidak bebas dibuat. Mata uang itu dapat dipakai sebagai alat pembayaran yang sah sampai dengan jumlah yang tidak terbatas dan nilai nominalnya tidak sama dengan nilai instrinsiknya. Mata uang logam yang nilai nominalnya tidak sama dengan nilai intrinsiknya disebut taken money, contoh seperti uang logam Rp. 100,- dan Rp. 500,- yang pembuatan logam nilainya lebih dari 1.000.

c) Mata Uang Pencocok. Mata uang pencocok adalah mata uang kecil (receh) yang tidak bebas dibuat dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran sampai jumlah yang terbatas, misalnya uang logam Rp. 10,- Rp. 25,- Rp. 100,- dan Rp.500,-.Uang logam yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari memiliki kelebihan dan kekurangan:

- Kelebihan uang logam:

a) Kuat dan tahan lama.

b) Mudah disimpan dan dibawa kemana-mana.

c) Mudah ditukar dengan barang.

- Kekurangan uang logam:

a) Membawa terlalu banyak akan menambah beban yang berat.

b) Persediaan logam terbatas.


2) Uang Kertas

Uang kartal disamping berbentuk logam, ada pula yang berbentuk kertas. Asal mulanya uang kertas itu berupa surat tanda penyimpanan yang serupa dengan deposito emas, perak atau deposito uang logam. Pedagang menyerahkan uangnya ke bank dan bank memberikan surat bukti deposito. Uang kertas pada dasarnya surat pengakuan hutang oleh bank yang sewaktu-waktu selalu dapat ditukar dengan emas. Dalam perkembangannya surat pengakuan hutang bank ini beredar sebagai uang. Saat ini uang kertas yang beredar disebut uang kepercayaan dan terdiri atas beberapa nilai pecahan, seperti Rp. 100,00, Rp. Rp. 500,00, Rp. 1.000,00, Rp. 5.000,00, sampai dengan Rp 100.000,00. Uang kertas dibuat dengan kertas khusus dan menggunakan pengaman untuk menghindari pemalsuan. Coba untuk lebih meyakinkan Anda, perhatikan uang kertas yang Anda miliki! Perhatikan apakah ada pengamannya atau tidak?

2. Uang Giral


Uang giral disebut juga demand deposit artinya saldo rekening koran yang
ada di Bank dan sewaktu-waktu dapat digunakan. Uang giral merupakan
uang yang sah secara ekonomi tetapi secara hukum tidak, artinya hanya
berlaku pada kalangan tertentu saja sehingga orang yang menolak pembayaran dengan uang giral contohnya cek tidak dapat dituntut.

Untuk mengambil uang giral dapat digunakan cek atau giro.

a) Cek merupakan suatu perintah kepada bank untuk membayarkan sejumlah dana, dimana cek dikenal ada tiga macam:

1. Cek atas unjuk

2. Cek atas nama

3. Cek silang.


b) Giro Bilyet adalah surat perintah nasabah bank untuk memindahkan sejumlah uang dari rekeningnya kepada rekening nasabah yang lain yang ditunjuk. Jadi Giro bilyet tidak dapat ditukarkan dengan uang tunai di bank penerimanya.


FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN UANG DALAM MASYARAKAT


Menurut J.M. Keynes ada tiga alasan mengapa orang menyukai memegang uang,
yaitu:

1. Motif Transaksi (Transaction Motive). Permintaan uang untuk bertransaksi mengacu kepada penggunaan uang untuk transaksi sehari-hari dalam pemenuhan kebutuhan seperti pembelian bahan baku, pembayaran upah dan pembayaran listrik.

2. Motif Berjaga-jaga (Precantionary Motive) Permintaan uang untuk ditujukan pada pemenuhan kebutuhan darurat yang tidak dapat diperhitungkan sebelumnya, penambahan uang untuk membayar kenaikan harga yang mendadak.

3. Motif SpekulasiPermintaan uang untuk ditujukan memperoleh keuntungan secara cepat karena mengetahui peluang ekonomi yang menguntungkan.

Kebutuhan dan Kelangkaan Sumber Daya

Posted by agus in August 29, 2008

bawa-uang

1. Kebutuhan Manusia

Lihatlah daftar harga kebutuhan barang berikut ini:

a. Kaus oblong Rp 15,000,- e. Soft drink Rp 3,000,-

b. Kaus kaki Rp 10,000,- f. Pulsa telephone Rp 25,000,-

c. Modul Rp 5,000,- g Ballpoint Rp 1,500,-

d. Buku Rp 10,000,- h. Ticket film Rp. 10,000,-

Dari daftar tersebut urutkan barang-barang yang anda inginkan untuk dibeli! Barang manakah yang harus anda beli karena anda butuhkan? Bila anda memiliki uang Rp 50,000,- Apakah semua kebutuhan itu dapat dipenuhi? Kebutuhan menunjukkan semua keinginan manusia terhadap barang dan jasa yang dapat memberi kepuasan dan diikuti dengan kepemilikan daya beli.

kebutuhan hidup manusia itu banyak sekali dan beraneka ragam, sedangkan barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan sangat terbatas. Kenyataan inilah yang menjadi inti masalah ekonomi. Inti masalah ekonomi:

Kebutuhan manusia banyak dan beraneka ragam, sedang pemuas kebutuhan terbatas. Masalah ekonomi dihadapi oleh umat manusia, apakah mereka sebagai perseorangan, keluarga, perusahaan, atau negara.

Pokok persoalannya adalah: bagaimanakah dengan sumber-sumber yang terbatas, manusia dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam.

Nah! Untuk mengatasi pokok persoalan ekonomi itu, manusia melakukan kegiatan ekonomi dan membentuk sistem ekonomi yang berbeda-beda yang dapat Anda pelajari pada akhir kegiatan ini.

2. Macam-macam Kebutuhan

Kebutuhan manusia yang banyak dan beranekaragam, dapat digolongkan menjadi:

a. Kebutuhan menurut intensitasnya

Kebutuhan ini dipandang dari mendesak tidaknya suatu kebutuhan. Dikelompokkan menjadi tiga: kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tertier.

Kebutuhan Primer : kebutuhan ini mutlak harus dipenuhi agar kita tetap hidup, seperti kebutuhan akan makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.

Kebutuhan Sekunder : kebutuhan ini disebut juga kebutuhan pelengkap, yang pemenuhannya dapat ditunda. kebutuhan ini timbul bersamaan meningkatnya peradaban manusia seperti:

- ingin makan enak

- ingin pakaian yang lebih bagus

- ingin perabotan lebih bagus

- nonton film, pentas seni, dsb.

Kebutuhan Tertier : kebutuhan akan benda-nebda mewah, seperti kebutuhan akan perhiasan, mobil mewah, rumah mewah, dsb.

Dewasa ini banyak barang yang semula dipandang mewah, sekarang telah digolongkan menjadi kebutuhan sekunder, seperti: pesawat TV, telepon, dan komputer. Demikian

juga untuk pendidikan dan kesehatan telah digolongkan menjadi kebutuhan primer,

mengingat kebutuhan ini sangat mendesak dan penting bagi kehidupan manusia.

b. Kebutuhan menurut sifatnya

Kebutuhan ini dibedakan menurut dampak atau pengaruhnya terhadap jasmani dan rohani.

- Kebutuhan jasmani (berhubungan dengan fisik dan raga manusia), contohnya: makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.

- Kebutuhan rohani( berhubungan dengan mental dan perasaan manusia), contohnya: musik, menonton bola, ibadah, dsb.

c. Kebutuhan menurut waktu

Kebutuhan ini dibedakan menurut waktu sekarang dan waktu masa yang akan datang. Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga, seperti: makan di saat lapar, atau obat-obatan pada saat sakit.

Kebutuhan masa depan yaitu pemenuhan kebutuhan yang dapat ditunda untuk waktu yang akan datang, misalnya: tabungan hari tua, asuransi kesehatan, dsb.

d. Kebutuhan menurut wujud

Kebutuhan ini meliputi kebutuhan material, yaitu kebutuhan berupa barang-barang

yang dapat diraba dan dilihat. Misalnya: buku, sepeda, radio, dsb.

e. Kebutuhan menurut subyek

Kebutuhan ini dibedakan menurut pihak-pihak yang membutuhkan. Kebutuhan ini meliputi: kebutuhan individu, yaitu kebutuhan yang dapat dilihat dari segi orang yang membutuhkan, misalnya: kebutuhan petani berbeda dengan kebutuhan seorang guru. Kebutuhan masyarakat, disebut juga kebutuhan kolektif atau kebutuhan bersama, yaitu alat pemuas kebutuhan yang digunakan bersama, misalnya: telepon umum, jalan umum, WC umum, rasa aman, dsb.

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi Kebutuhan

Banyak faktor yang mempengaruhi kebutuhan. Keadaan alam mengakibatkan perbedaan kebutuhan. Orang yang tinggal di daerah kutub yang luar biasa dingin membutuhkan pakaian tebal untuk menahan hawa dingin yang serasa menggigit tulang. Sedangkan kita yang tinggal di daerah tropis cukup memakai pakaian tipis.

Tampaknya keadaan alam mendorong manusia membutuhkan barang-barang yang sesuai dengan kondisi alam di tempat yang bersangkutan. Cobalah bandingkan, kebutuhan orang yang tinggal di daerah pegunungan dengan kebutuhan orang yang tinggal di daerah pantai!

Peradaban barujuga berpengaruh terhadap kebutuhan. Makin tinggi peradaban, makin tinggi pula kualitas barang yang dibutuhkan. Tentunya Anda pernah belajar sejarah! Coba Anda amati kebutuhan pada masa primitif, dan bandingkan dengan kondisi masyarakat kita yang sudah mengenal peradaban yang lebih tinggi.

Kebutuhan masyarakat primitif lebih menekankan kebutuhan primer, kebutuhan itu pun dipenuhi secara sederhana. Untuk makanan misalnya, mereka hanya tinggal memungut dari hutan atau sekitar tempat tinggalnya.

Seiring dengan kemajuan peradaban, daftar kebutuhan semakin meningkat. Dahulu belum terpikir radio dan televisi itu penting. Bagaimana dengan sekarang? Rasanya hidup kurang lengkap tanpa radio, TV, buku, mode pakaian, dsb.

Adat istiadat dan tradisi masyarakat berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat. Misalnya tradisi upacara perkawinan, tradisi mudik lebaran, dsb. Untuk kegiatan itu tentunya juga akan berpengaruh terhadap aneka ragam kebutuhan.

4. Kelangkaan

Bumi tempat tinggal kita luasnya terbatas. Begitu pula dengan barang pemuas kebutuhan terbatas pula jumlahnya. Kalau kita lihat naiknya harga-harga minyak bumi yang semakin tinggi disebabkan karena terbatasnya jumlah cadangan minyak yang terdapat di dalam perut bumi. Keterbatas barang pemuas ini dikenal dengan kelangkaan atau (scarcity). Jadi scarcity dalam ilmu ekonomi adalah terbatasnya alat pemuas kebutuhan manusia.

Disisi lain kebutuhan manusia terus bertambah seiring dengan perkembangan jaman. Akibatnya barang yang dulunya dapat diambil dengan mudah (tanpa membayar/barang bebas) sekarang harus membayar (misalnya air minum kemasan, tanah) atau disebut dengan barang ekonomi. Di sini terdapat pergesaran dari barang bebas menjadi barang ekonomi. Lalu bagaimana mengatasi masalah ini? Kesadaran akan hal ini memunculkan suatu ilmu ekonomi yang berusaha memahami cara manusia dalam memenuhi kebutuhannya.

Tags

Archives

Categories